Peran Dan Manfaat pendidikan ilmu agama islam



ILMU WAJIB DICARI OLEH SETIAP ORANG MUSLIM TANPA TERKECUALI.

Sebelum kita mengetahui manfaat dan peran ilmu keagamaan mari kita pelajari terlebih dahulu apa yang menjadi  kewajiban seorang muslim. Perlu kita ketahui bahwa sekolahan adalah lembaga pendidikan yang digunakan sebagai kegiatan belajar mengajar antara siswa dan guru. Di indonesia moyaritas penduduknya beragama islam. Sehingga banyak sekolahan yang didalamnya mengajarkan tentang pendidikan agama islam. Islam itu sendiri adalah agama penyelamat bagi manusia baik didunia maupun diakhirat. Pembawa agama islam adalah nabi yang terakhir yaitu Nabi Muhammad SAW. Ajaran islam didasarkan pada dua sumber utama yaitu :

1. Al-Qur'an adalah kitab suci Allah SWT yang terakhir yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril As secara berangsur-angsur,sebagai petunjuk kehidupan bagi manusia untuk mencapai keselamatan dunia dan akhirat

2. Al-Hadits adalah perkata, perbuatan, atau persetujuan dari nabi Muhammad SAW.


Mencari ilmu itu diwajibkan bagi orang islam laki - laki dan permpuan. Kewajiban ini berlaku sepanjang hayat bagi semua umat islam tanpa terkecuali, walaupun seseorang telah berusia lanjut selama ia masih mampu '' BELAJAR'' walib baginya menuntut ilmu. Ilmu keagamaan (islam) secara garis besar Membahas masalah - masalah  yang berhubungan dengan akidah, syari'at, dan akhlaq. Cabangnya banyak sekali, seperti ilmu aqidah, ilmu akhlak, ilmu fiqih, ilmu al-qur'an, ilmu hadits, dll. Ilmu keagamaan tersebut harus diutamakan untuk dipelajari. Sebab ilmu tersebut akan menjadi landasan terhadap penguasaan ilmu-ilmu lain bisa disalah gunakan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Karena menuntut ilmu itu hukumnya wajib maka bagi siapa yang tidak melaksanakan kewajiban adalah berdosa dan akan mendapat siksa. Baik dalam menuntut ilmu-ilmu keagamaan maupun ilmu lainnya, kita mempelajari ilmu - ilmu agama untuk kepentingan dunia dan akhirat. Dosa atau siksa akibat tidak mempelajari ilmu ini akan diterima waktu masih di dunia dan kelak diakhirat. Siksa dunia bisa berupa keadaan yang tidak tentram, selalu dalam keadaan kekurangan atau kesusahan, siksa akhirat akibat tidak tidak mempelajari ilmu agama bisa berupa siksaan dialam barzah maupun siksa api neraka dihari kiamat nanti.

PERAN ILMU KEAGAMAAN

1. Peran Ilmu Keagamaan Dalam Menyikapi Masuknya Kebudayaan Luar

Dalam menanggapi pengaruh kebudayaan luar dalam era globalisasi ini. Kita tidak dapat mengisolasi diri. Hal ini disebabkan oleh adanya kemajuaan teknologi dan komunikasi. Informasi yang datang dari luar dapat dengan mudah kita terima, misalnya melalui internet, TV, Radio dll. Keadaan semacam inilah yang disebut modernisasi yang akan berkembang terus hingga melahikan era globalisasi. Kelahiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan manusia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan negatif. Kita lihat saja masuknya teknologi internet. Internet merupakan teknologi yang mampu memmerikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apalagi bagi anak muda, internet sudah menjadi santap mereka sehari-hari. Jika digunakan semestinya tentunya kita memperoleh manfaat yang berguna. Tetapi jika tidak, kita akan mendapat kerugian. Dan sekarang ini banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misalnya untuk membuka situs-situs porno. Pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Kita sebagai seorang muslim tidak diperbolehkan melakukan perbuatan yang dilarang syari'at islam. Seperti menggunakan internet tidak semestinya yang sudah kita bicarakan diatas. Hal tersebut dapat berdampat buruk bagi penggunanya sendiri dan orang lain yang terlibat karena dapat menjerumuskan dalam kemaksiatan seperti berzina. Untuk dapat terhindar dari perbuatan buruk tersebut tentunya  diperlukan pendidikan yang sesuai dengan ajaran islam dan kekiasaan berakhlak baik. Al Ghozali juga menegaskan bahwa akhlakul karimah (akhlak keagamaan) tidak akan melekat pada diri, manakala diri seseorang tidak memiliki kebiasaan berakhlak yang baik. Dan untuk mampu berakhlakul karimah juga wajib meninggalkan semua perbuatan yang buruk (akhlakul madzmumah)

2. Peran Pendidikan Islam Dalam Membentuk Prilaku Yang Baik

Dengan pendidikan agama akan membentuk karakter akhlakul karimah bagi siswa sehingga mereka mampu memfilter mana pergaulan yang baik dan mana yang tidak baik. Khususnya terhadap para siswa Sekolah Dasar (SD) pendidikan agama sangat penting sebagai benteng sejak dini dari hal-hal yang tidak baik. Terlebih saat ini, realitas menunjukkan bahwa anak-anak usia dini sudah banyak terlibat dengan prilaku tidak baik, seperti tawuran, perilaku amoral/asusila, narkoba, pornografi dan pornoaksi dan lain-lain. Berdasarkan hasil survey Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yayasan kita dan Buah hati menunjukkan bahwa 67 % siswa SD pernah mengakses pornografi melalui media komik dan internet. Survey yang dilakukan meliputi 2.818 siswa SD kelas 4-6 di Indonesia sejak Januari 2008 s/d Februari 2010. Akibat lebih jauh dari minimnya pendidikan agama sejak SD, maka prilaku menyimpang di usia SMP semakin meningkat. Menurut Komisi Nasional Perlindungan Anak merilis data bahwa 62,7 % remaja putri SMP di Indonesia sudah tidak perawan. Hasil lain, ternyata 93,7 % siswa SMP dan SMA pernah berciuman, 21,2 % remaja SMP mengaku pernah aborsi dan 97% remaja SMP dan SMA pernah melihat film porno. Kenyataan ini seyogyanya menyadarkan kita untuk membekali anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) khususnya dengan dasar ilmu agama yang layak. Para ahli pendidik Islam telah sepakat bahwa maksud dari pendidikan dan pengajaran bukanlah memenuhi otak anak didik tetapi maksudnya adalah mendidik akhlak dan jiwa mereka, dengan kesopanan yang tinggi, rasa fadilah (keutamaan), mempersiapkan mereka untuk kehidupan yang seluruhnya ikhlas dan jujur. Pada akhirnya tujuan pendidikan Islam itu tidak terlepas dari tujuan nasional yang menciptakan manusia Indonesia seutuhnya, seimbang kehidupan duniawi dan ukhrawi. Dalam al-Qur'an sudah terang dikatakan bahwa manusia itu diciptakan untuk mengabdi kepada Allah Swt. Hal ini terdapat dalam Al-qur’an Surat Adz-zariyat : 56, “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka menyembah-Ku”. Pendidikan agama yang menyajikan kerangka moral sehingga seseorang dapat dapat membandingkan tingkah lakunya. Pendidikan agama yang terarah dapat menstabilkan dan menerangkan mengapa dan untuk apa seseorang berada di dunia ini. Pendidikan agama menawarkan perlindungan dan rasa aman, khususnya bagi para siswa dalam menghadapi lingkungannya. Agama merupakan salah satu faktor pengendalian terhadap tingkah laku anak-anak didik hari ini. Hal ini dapat dimengerti karena agama mewarnai kehidupan masyarakat setiap hari. Dari uraian di atas jelaslah bahwa pembinaan dan bimbingan melalui pendidikan agama sangat besar pengaruhnya bagi para siswa sebagai alat pengontrol dari segala bentuk sikap dan tingkah lakunya dalam kehidupan sehari-hari, artinya nilai-nilai agama yang diperolehnya menjadi bagian dari pribadinya yang dapat mengatur segala tindak tanduknya secara otomatis. Kaitannya dengan meminimalisir dekadensi moral sangat besar sekali. Pendidikan agama mengarahkan kepada setiap siswa untuk komitmen terhadap ajaran agamanya. Tidak terbuai dengan lingkungan yang tidak baik. Tidak berprilaku buruk dalam setiap aktivitasnya. Pendek kata, dengan pendidikan agama prilaku siswa dapat diarahkan. Masyarakat harus segera disadarkan bahwa ancaman global khususnya kemajuan tekhnologi informasi dan komunikasi kalau tidak dibarengi dengan benteng ilmu agama akan berakibat fatal terhadap lajunya prilaku dekadensi moral. Rendahnya kemampuan memfilter mana yang baik dan mana yang tidak baik inilah yang akan memunculkan berbagai tindakan penyimpangan anak-anak didik. Contoh, rasa ingin tahu anak didik akan membuatnya mencari informasi melalui media komunikasi (internet). Manakala jiwanya gersang dari agama maka akan membuat anak didik justru melihat hal-hal yang berbau pornografi/aksi. Di saat itu pikirannya teransang dan dikuasai nafsu syahwat yang akan mendorongnya untuk mencoba-coba apa yang disaksikannya. Akhirnya, tindakan amoral/asusila pun terjadi dan sering dilakukan oleh anak-anak yang masih berumur dini. Bila ditarik titik permasalahan yang signifikan terhadap munculnya dekadensi moral anak-anak hari ini adalah tidak maksimalnya pendidikan agama diajarkan kepada para siswa khususnya sejak usia di Sekolah Dasar (SD). Muatan pelajaran agama di Sekolah Dasar (SD) sangat minim untuk menjadi bekal mereka menghadapi kacau dan semrawutnya hiruk pikuk dunia ini. Apalagi tenaga pengajar agama hanya mampu mengajar namun sedikit semangat dalam mendidik. Dalam artian, pemberian pendidikan agama hanya berbentuk kajian teoritis namun tidak diupayakan dalam bentuk praktis. Apa yang dilakukan para siswa di luar sekolah ini tidak menjadi perhatian para pendidik agama. Dengan demikian, upaya praktis dalam mewujudkan nilai-nilai moral yang islami lewat pendidikan agama harus senantiasa diupayakan agar penanaman pendidikan agama betul-betul maksimal. Sehingga para siswa mampu untuk mengantisipasi pengaruh buruk dari lingkungan yang ada di sekitar mereka. Saat ini, kita sangat prihatin melihat dekadensi moral yang melanda usia anak-anak. Suatu hal yang tidak bisa ditawar-tawar bahwa pembekalan ilmu agama sejak dini harus dilakukan semaksimal mungkin. Catatan khusus bagi anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) yang merupakan dasar perpijakan menuju tangga yang lebih tinggi harus punya ilmu agama yang sangat memadai. Realitas hari ini, anak-anak usia SD sangat minim ilmu agamanya. Jadi, anak-anak SD harus dibekali ilmu agama lebih banyak.

MANFAAT MEMPELAJARI ILMU AGAMA


1. Selamat baik didunia maupun diakhirat.


2. kita menjadi lebih mengenal secara dalam    ajaran islam.


3. Takut melakukan perbuatan yang dilarang allah.


4. Selalu ingat kepada Allah sehingga selalu menjalankan perintah allah dan menjauhi larangan allah.

[Read More...]


Definisi Pendidikan Berdasarkan kamus bahasa indonesia dan beberapa ahli



Definisi Pendidikan Berdasarkan kamus bahasa indonesia dan beberapa ahli - Kata pendidikan berasal dari kata 'didik'. Karena mendapat imbuhan 'pe' dan akhiran 'an', maka kata ini mempunyai arti proses atau cara atau perbuatan mendidik. Secara bahasa definisi pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.
Dalam Kamus Bahasa Indonesia, 1991:232, tentang Pengertian / definisi Pendidikan, yang berasal dari kata "didik", Lalu kata ini mendapat awalan kata "me" sehingga menjadi "mendidik" artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntutan dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran.

Pendidikan, menurut H. Horne, adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada vtuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia.

John Stuart Mill (filosof Inggris, 1806-1873 M) menjabarkan bahwa Pendidikan itu meliputi segala sesuatu yang dikerjakan oleh seseorang untuk dirinya atau yang dikerjakan oleh orang lain untuk dia, dengan tujuan mendekatkan dia kepada tingkat kesempurnaan.
Menurut John Dewey, mengemukakan bahwa pendidikan adalah suatu proses pembaharuan makna pengalaman, hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi secara sengaja dan dilembagakan untuk untuk menghasilkan kesinambungan social. Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa dan kelompok dimana dia hidup. Hal senada juga dikemukakan oleh Edgar Dalle bahwa Pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat mempermainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tetap untuk masa yang akan datang.

Thompson mengungkapkan bahwa Pendidikan adalah pengaruh lingkungan terhadap individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap dalam kebiasaan perilaku, pikiran dan sifatnya. Ditegaskan oleh M.J. Longeveled bahwa Pendidikan merupakan usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak agar tertuju kepada kedewasaannya, atau lebih tepatnya membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri. Prof. Richey dalam bukunya 'Planning for teaching, an Introduction to Education' menjelaskan Istilah 'Pendidikan' berkenaan dengan fungsi yang luas dari pemeliharaan dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat terutama membawa warga masyarakat yang baru (generasi baru) bagi penuaian kewajiban dan tanggung jawabnya di dalam masyarakat.

Ibnu Muqaffa (salah seorang tokoh bangsa Arab yang hidup tahun 106 H- 143 H, pengarang Kitab Kalilah dan Daminah) mengatakan bahwa : “Pendidikan itu ialah yang kita butuhkan untuk mendapatkan sesuatu yang akan menguatkan semua indera kita seperti makanan dan minuman, dengan yang lebih kita butuhkan untuk mencapai peradaban yang tinggi yang merupakan santaan akal dan rohani.”

Plato (filosof Yunani yang hidup dari tahun 429 SM-346 M) menjelaskan bahwa Pendidikan itu ialah membantu perkembangan masing-masing dari jasmani dan akal dengan sesuatu yang memungkinkan tercapainya kesemurnaan. Berdasarkan beberapa Pengertian definisi Pendidikan di atas dapat disimpulkan bahwa Pendidikan merupakan Bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain” (Langeveld).
[Read More...]


Macam - Macam Hadits, Hadits Tentang Puasa dan Sholat.



Pembagian Hadits Sesuai dengan Perbedaan Derajat :

1. Hadits Shahih

Shahih merupakan kalimat musytaq dari kalimat shahha – yashihhu – suhhan wa sihhatan artiya sembuh, sehat, selamat dari cacat, benar. Sedangkan secara istilah yaitu : Apa yang sanadnya bersambung dengan periwayatan yang adil, dhobit ( memiliki hafalan yang kuat) dari awal sampai akhir sanad dengan tanpa syadz dan tidak pula cacat.Dalam definisi tersebut dikatakan bahwa hadits dikataka shahih jika memiliki syarat-syarat sebagai berikut:

1. Sanadnya bersambung, maksudya adalah setiap rawi dari suatu riwayat hadits berajar atau bertemu langsung dari mulai awal sanad sampai akhir.

2. Rawinya adil, maksudnya adalah setiap rawi dari suatu riwayat hadits disifati sebagai muslim, baligh, berakal (sehat), bukan orang fasiq dan bukan pula Makhrumul Muruah.

3. Rawinya dhobit, maksudnya adalah setiap rawi dari suatu periwayatan hadits itu memiliki hafalan yang kuat, baik dalam hafalan berupa penalaran dan tulisan.

4. Tidak Syadz, maksudnya adalah suatu hadits yang tsiqat menyelisihi hadits yang lebih tsiqat dariya.

5. Tidak ada 'Illat (cacat), maksudnya adalah suatu hadits yang samar yang meyebutkan cacat terhadap keshahihan hadits tersebut bersamaan secara dzohir itu bebas dari cacat.

Hadits Shahih pula dibagi manjadi dua bagian:

a. Hadits Shahih Lidzatihi

Hadits shahih lidzatihi adalah hadits yang dimana memiliki semua syarat hadits shahih.

b. Hadits Shahih Lighoirihi

Hadits Shahih Lighoirihi adalah Hadits Hasan Lidzatihi[10] yang diriwayatkan dari jalur lain yang sama atau yang lebih kuat darinya.

2. Hadits Hasan

Hasan secara bahasa adalah sifat yang menyerupai dari kalimat “al-husna” artinya indah, cantik.

Hadits Shahih pula terdapat dua bagian:

a. Hadits Hasan Lidzatihi

Hadits Hasan lidzatihi adalah hadits hasan itu sendiri .

b. Hadits Hasan Lighoirihi

Hadits Hasan Lighoirihi adalah Hadits dhoif yang mempunyai jalur periwayatan yang banyak akan tetapi sebab kedhoifannya itu bukan karena fasiq ataupun pembohong.

3. Hadits Dhoif

Dhoif secara bahasa adalah kebalikan dari kuat yaitu lemah.

Adapun penyebab kedhoifannya karena beberapa hal:

1. Sebab Terputusnya sanad, akan terputus sanad pun terbagi atas 2 bagian yang perama adalah terputus secara dzhohir (nyata) :

a) Mu’allaq adalah apa yang dibuang dari permulaan sanad baik satu rawi atau lebih secara berurutan.

b) Mursal adalah apa yang terputus dari akhir sanadnya yaitu orang sesudah tabi’in (Sahabat).

c) Mughdhal adalah apa yang terputus dari sanadnya 2 atau lebih secara berurutan.

d) Munqoti' adalah apa yang sanadnya tidak tersambung.

Sedangkan yang kedua terputus secara khofi (tersembunyi) yaitu:

a. Mudallas adalah menyembunyikan cacat ('aib) pada sanadnya dan memperbagus untuk dzohir haditsnya.

b. Mursal Khofi adalah meriwayatkan dari orang yang ia bertemu atau sezaman dengannya apa yang ia tidak pernah dengar dengan lafadz yang memungkinkan ia dengar dan yang lainnya seperti qaala.

2. Sebab penyakit pada rawi

Penyakit pada rawi pun terbagi atas 2 yaitu penyakit dalam ‘adalah dan dhobit (hafalannya), adapun yang pertama penyakit pada 'adalah (ketaqwaan) yaitu:

a) Pendusta

b) Tertuduh dusta

c) Fasiq

d) Bid'ah

e) Kebodohan

Adapun penyakit pada dhobit (hafalan ) yaitu :

a) Jelek hafalannya

b) Lalai

c) Banyak

d) Menyelisihi yang tsiqat

e) Ucapan yang menipu

Dalam postingan kali ini kami mengisi banyak hadits mengenai sholat dan Puasa.

Berikut Hadits Yang Berkaitan Dengan Sholat :

Rasulullah bersabda: Hendaknya kaum-kaum atau orang-orang itu menghentikan kebiasaanya meninggalkn shalat berjamaah. sesunggguhnya Allah akan menutup mata hati mereka, kemudian mereka menjadi orang-orang yang lalai. HR Ibnu Majah 801. Shohih.


Rasulullah bersabda: Orang-orang yang jauh dan yang lebih jauh dari masjid, maka pahalanya lebih besar . HR Ibnu Majah 789. Shohih.

Rasulullah brsbd: Bergembiralah orang-orang yang berjalan di kegelapan untuk pergi ke masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat kelak. HR Ibnu Majah 787. Shohih.

Rasulullah bersabda: Sesungguhnya aku mengimami shalat dan ingin mamanjangkannya, namun aku mendengar tangis bayi, maka akupun meringankan/memendekkan shalatku, karna aku tidak ingin memberatkan ibunya. HR Bukhari 707.

Rasulullah bersabda: Tidakkah salah seorang dari kalian apabila mengangkat kepalanya sebelum imam , bahwasanya Allah menjadikan kepalanya seperti kepala keledai, atau Allah merubah rupanya seperti rupa keledai. HR Bukhari 691, Muslim 427.

Rasulullah bersabda: Berwudlulah sebagaimana yang diperintahkan Allah azza wa jalla, kemudian bacalah kalimat syahadat. Lalu iqamatlah, kemudian bertakbirlah. Jika kau punya hafalan qur'an, maka bacalah. Jika tidak, maka bacalah hamdalah, takbir atau tahlil. HR Abu Dawud 861. Shohih.


Rasulullah bersabda: Apabila imam sedang membaca ayat, maka diam dan dengarkan. HR Ibnu Majah 845. Shohih

"Barangkali kalian membaca ayat di belakang imam ketika imam sedang membaca ayat?" Para sahabat menjawab: Benar, Kami melakukannya. Beliau bersabda: "Jangan kalian lakukan, melainkan jika salah seorang dari kalian membaca Al-fatihah . HR Ahmad 20619. Shohih


Rasulullah bersabda: Tidak sah shalat seorang yang tidak membaca surat Al-fatihah dalam shalatnya. HR Ibnu Majah 844. Shohih.

"Setiap shalat yang tidak dibcakan Al fatihah didilamnya, maka shalat tersebut tidak sempurna." HR Ibnu Majah 847. Shohih

Rasulullah bersabda: Tidaklah seorang muslim yang berdiam di masjid-masjid untuk shalat dan dzikir, melainkan Allah akan menyambutnya sebagaimana keluarga yang ditinggalkan menyambut kedatangannya. HR Ibnu Majah. 807. Shohih.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah ditanya tentang seseorang yg lupa mengerjakan shalat atau tertidur. Beliau menjawab: Dia harus mengerjakan shalat ketika dia mengingatnya. HR Ibnu Majah 701. Shohih.


Rasulullah melihat seorang laki-laki berwudlu dan dia melewatkan sebuah tempat seluas kuku di kakinya, maka beliau memerintahkannya untuk mengulangi wudlu dan shalatnya. HR Ibnu Majah 672. Shohih.


Rasulullah bersabda: Tidak diharuskan berwudlu kecuali mendengar suara atau terasa anginya. HR Ibnu Majah 521. Shohih.

Aisyah berkata: Adalah Rasulullah berpuasa di bulan Sya'ban kecuali sedikit. . HR An-Nasa'i 2355. Shohih.

Rasulullah bersabda: Apabila makan sore telah dihidangkan dan telah tiba waktu shalat, maka kalian makanlah dahulu sebelum menunaikan shalat maghrib, dan janganlah kalian tergesa-gesa untuk meninggalkan makan sore . HR Muslim 557.

Rasullah bersabda: Siapa yang menyempurnakan wudlu sebagaimana yang diperintahkan Allah, maka Shalat-shalat maktubat menjadi perhapus dosa-dosa yang ada diantarannya. HR Muslim

Rasulullah shalat dhuha 4 rakaat, dan beliau menambah rekaat sekehendaknya. HR Muslim

Abu Bakar berkata kepada Rasulullah: Ajari aku doa untuk aku baca dalam shalatku. Beliau bersabda: Ucapkan_Allaahumma innii dholamtu nafsii dhulman kabiira wa laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta, faghfirlii maghfirotan min indika warhamnii, innaka antal ghofurur rohiim. HR Muslim 4876.

Rasulullah bersabda: Apabila salah seorang dari kalian mehadiri shalat sedangkan imam berada pada suatu keadaan , maka hendaklah ia berbuat sebagaimana yang diperbuat oleh imam. HR At Tirmidzi 591. Shohih.> Apabila imam sedang sujud, maka sujudlah, dst.

Hamzah bin Amr Al Aslamy berkata: Wahai Rasulullah, Aku mendapati kekuatan pd diriku untuk puasa dalam keadaan safar, Apakah saya berdosa. Rasullah menjawab: itu adalah rukhshah/ keringanan. Siapa mengambilnya, maka itu baik. Dan siapa suka puasa , maka tidak ada dosa baginya. HR Muslim 1121

Rasulullah brsbd: Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat. HR Al-Bukhari 631.

Anas berkata: Aku pernah shalat bersama Rasulullah saw., Abu Bakar, Umar, dn Ustman, namun aku tidak mendengar salah satu dari mereka membaca: Bismillaahir rahmaanir rahiim. HR Muslim 916.

[Basmalah tidak dibaca dengan jahar/keras dalam shalat, namun dibaca dengan suara lirih]

Rasulullah bersabda: Barangsiapa shalat tanpa membaca ummul qur'an , maka shalat tersebut kurang Angkat tangan boleh juga setelah takbir.

Ibnu Umar berkata: Apabila Rasulullah berdiri untuk shalat, beliau mengangkat kedua tangannya sampai sejajar dengan kedua bahunya, kemudian beliau bertakbir. HR Muslim 888.

> Mengangkat tangan boleh juga sebelum takbir.

Rasulullah bersabda: Sesungguhnya tidak sempurna shalat seseorang sampai dia berwudlu sebagaimana mestinya , kemudian bertakbir ... . HR Abu Dawud 857. Shohih.

>Takbir diucapkan imam dan makmum.

Rasulullah mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua pundaknya ketika memulai shalat dan bertakbir untuk rukuk. Apabila bangkit dari rukuk beliau mengankat kedua tangan juga dan mengucapkan: sami'allaahu liman hamidah. Beliau tidak mengangkat kedua tangan ketika hendak sujud. HR Bukhari 735.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila membaca [Alfatihah sampai] "waladh dhoolliin", beliau mengucapkan: Aamiin, dan mengeraskan suaranya. HR Abu Dawud 932. Shohih.

Rasululloh bersabda: "Sebesar-besar pahala shalat seseorang itu adalah mereka yang paling jauh berjalan melangkahkan kakinya untuk shalat." HR.Bukhari_651.

Rasululloh bersabda: "Siapa yang keluar rumah & sudah berwudlu menuju shalat (wajib), maka baginya pahala seperti pahala orang yang berhaji." HR.AbuDaud_558_hasan.

HADITS TENTANG PUASA

Rasululloh bersabda: "Jangan kalian mendahului Ramadlan dengan puasa 1 atau 2 hari, kecuali ia berpuasa pada hari yang ia terbiasa puasa padanya..." HR.Muslim_2570

Rasululloh bersabda: "Apabila ia berpuasa maka janganlah ia berkata kotor, dan janganlah berbicara yang tidak ada gunanya." HR.Bukhari_1771

Rasululloh bersabda: "Bagi orang yang berpuasa ada Dua kegembiraan, ketika berbuka ia senang, dan ketika bertemu Alloh ia bahagia dari sebab puasanya." HR.Bukhari_1771

ORANG PINGSAN, batalkah shoumnya?

Syeikh Syihabi: jika pingsan saat masa shoum & sadar saat shoum juga (sblm maghrib) maka tidak batal shoumnya.

NIAT SHOUM ROMADHON:

1. Harus tiap malam .

2. Hukup malam pertama romadhon .

Yang jelas, niat itu amalan hati, tidak di lafadl lisan.

3. SYEIH SYIHABI : -shoum Romadlon, niatnya wajib dimalam harinya.

4. shoum sunnah, boleh dipagi harinya sampai Sebelum tergelincir matahari.


Rasulullah bersabda: Barangsiapa puasa 6 hari setelah idul fitri , maka bagaikan puasa 1 tahun penuh. Barangsiapa melakukan 1 kebaikan, maka baginya 10 yang semisalnya. HR Ibnu Majah 1715. Shohih.

Nabi shallallahu 'alihi wa sallam apabila pada hari id, beliau menyelisihi jalan . HR Al-Bukhari 943


Para sahabat Rasulullah apabila mereka saling bertemu pada hari idul mengucapkan: Taqabbalallahu minna wa minka.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak keluar/berangkat pada hari idul fitri sampai beliau makan. Dan tidak makan pada hari idul adha sampai beliau melaksnakan shalat. HR At-Tirmidzi 342. Shohih.

Rasulullah bersabda: Barangsiapa yang menunaikan zakatnya sebelum shalat id, maka ia merupakan zakat yang maqbul/diterima Allah. Dan barangsiapa menunaikannya setelah shalat id, maka ia shadaqah sebagaimana biasanya. HR Abu Dawud 1371. Shohih.

Adalah merupakan kebiasaan Nabi, ketika ada orang yang datang mengantar sedekahnya, beliau mendo'akan: "Allaahumma Sholli 'ala aali fulan" (Ya Allah limpahkan rahmatmu kepada keluarga si Fulan/nama pengantar sedekah). HR Al-Bukhari 1497.

Kapan wajib zakat fitri?

Ahli fiqih sepakat bahwa zakat fitri wajib pada akhir ramadlan.

Rasulullah memerintahkan supaya zakat fitri ditunaikan sebelum orang-orang keluar berangkat menuju tempat shalat . HR Muslim 2335.


Rasulullah mewajibkan zakat fitri sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari hal-hal yang sia-sia dan hal-hal yang keji , dan pemberian makanan kepada orang-orang miskin. HR Abu Dawud 1611. Hasan.

Rasulullah brsbd: Kalian carilah lailatul qadar pada 9 hari yang tersisa , atau 7 hari yang tersisa, atau 5 hari yang tersisa. HR Al-Bukhari 2021.

> Mari penuhi malam-malam kita dengan ibadah. Semoga bertepatan dengan lailatul qadar. Amin

Ditanyakan kepada Ubay bin Ka'ab: Bagaimana anda tahu bahwa lailatul qadar itu pada malam 27? Dia menjawab: Ya. Rasulullah mengabarkan kepada kami bahwa lailatul qadar adalah suatu malam yang pada pagi harinya matahari akan terbit tanpa ada sorot sinar. Kami pun telah menghitung dan menghafalnya. HR At-Tirmidzi 723. Shohih.

Rasulullah brsbd: Kalian carilah lailatul qadr pada 10 hari terakhir . Jika salah seorang dari kalian lemah atau gagal, maka janganlah ia terlewatkan pada 7 hari yang tersisa. HR Muslim 1989.

> Nanti adalah malam ke 23. Semoga kita berhasil mendapatkan lailatul qadr. Amien..

Apabila memasuki 10

hari terakhir , Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengencangkan ikat pinggang , menghidupkan malamnya , dan membangunkan istri-istrinya . HR Al Bukhari 2024.

Rasulullah biasa i'tikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadlan sampai beliau wafat. Kemudian para istrinya i'tikaf sepeninggal beliau. HR Al-Bukhari 2026.

Rasululullah berhijamah sedangkan beliau dalam keadaan puasa. HR Abu Dawud 2372. Shohih


Rasulullah didapati ketika sampai di desa 'Arj, beliau menuangkan air di kepala karena haus atau panas, sedangkan beliau pada saat itu dalam keadaan puasa. HR Ahmad 23699. Al-Arna'uth mengatakan: Shohih.

Kejadian ini di bulan Ramadlan pada Peristiwa Pembebasan Kota Makkah.

Nabi apabila berbuka berdo'a: Allahumma laka sumtu wa 'ala rizqika aftharthu. . HR Abu Dawud 2011. Al-Albani mengatakan: Dlaif.

Mualailah buka dengang mengucap bismillah.

"Apabila salah seorang kalian makan, maka hendaklah menyebut asma Allah " HR Abu Dawud 3769. Al-Albani mngatakn: Shohih.

Ibnul Mubarak: Hadits shohih cukup menyibukkan kami dari yang dlaif.

Ini yang Shohih....

Rasulullah bersabda: 3 doa yang terkabulkan: Doa org puasa. Doa musafir , dan doa orang yang terdholimi. HR Al-Baihaqi 3323. Al-Albani mengatakan: Shohih.

Ayo.. Perbanyak doa.. Semoga doa kita terkabulkan.. Aamiiiin..

Awas! Hadits Dlaif lho..

Rasulullah bersabda: Tidurnya orang puasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amalnya dilipat gandakan, doanya dikabulkan, dosanya diampuni. HR Al-Baihaqi 3652. Al-Albani mengatakan: Dlaif/Lemah.

Rasulullah bersabda: Barangsiapa muntah sedang dia dalam keadaan puasa, maka dia tidak wajib mengganti puasa. Namun jika dia bersengaja untuk muntah, maka dia wajib mengganti puasanya. HR Ibnu Majah 1676. Al-Albani mengatakan: Shohih.

> Puasa menjadi rusak/batal bukan karena sesuatu yang keluar, namun karena sesuatu yang masuk. Baik makanan atau yang lain.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam apabila berbuka pada suatu kaum beliau mendo'akan: "Mudah-mudahan orang yang berpuasa senantiasa berbuka di rumah kalian dan mudah-mudahan para malaikat mendoakan kebaikan atas kalian." HR Ath-Thabrani 13. Al-Albani mengatakan: Shohih.

Rasulullah bersabda: Puasa dan Alquran akan memintakan syafaat untuk hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: Ya Rabbi, sungguh aku telah mencegahnya dari makan dan syahwat di siang hari, maka terimalah syafaatku untknya. Alquran berkata: Ya Rabbi, aku telah mencegahnya dari tidur di malam hari, maka terimalah syafaatku untuknya. Lalu diterimalah syafaat keduanya. HR Ahmad 6626. Al Albani berkata: Shohih.

Subhanallah.. Semoga kita mendapat syafaat. Aamiin..

Rasulullah berbuka dengan beberapa ruthob sebelum pergi SHALAT, jika tidak ada ruthab, maka dengan tamr , jika tidak ada kurma, beliau minum beberapa teguk air. HR Abu Dawud 2357. Albani mengatakan: Shohih.

Rasulullah bersabda: Barangsiapa memberikan buka kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala semisal pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun. HR At-Tirmidzi 735. Al Albani: Shohih.

Rasulullah brsbd: Demi Allah, sungguh bau busuk mulut orang yang berpuasa itu lebih wangi di hadapan Allah daripada minyak wangi. HR Al-Bukhari_1904.

Subhanallah, amat mulianya orang yang berpuasa. Semoga Allah meridhai kita semua. Amin.

Hamzah Al Aslamy berkata: Wahai Rasulullah, aku mendapati bahwa diriku kuat untuk puasa walaupun dalam keadaan safar/berpergian jauh, apakah aku berdosa? Rasulullah menjawab: Buka/membatalkan puasa ketika safar adl rukhshah/kringanan. Siapa mengambilnya, maka itu baik. Siapa suka melanjutkan puasa, maka tidak ada dosa atasnya. HR Muslim 2685.

Salah seorang sahabat Nabi bercerita: Aku pernah berkunjung ke rumah Rasulullah saw. sedangkan beliau dalam keadaan makan sahur, lalu beliau bersabda: Sesungguhnya makan sahur adalah barakah yg Allah mengkhususkannya bagi kalian, maka jangan kalian mninggalkannya. HR An-Nasa'i 2133. Al Albani brkt: Shohih.

Rasulullah bersabda: Sebaik-baiknya menu sahur seorang mukmin adalah tamr/kurma. HR Abu Dawud 2345. Shohih. Dinilai shohih olh Al Albani.

Rasulullah bersabda: Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan bohong, maka Allah tdk berkeperluan untuk mnerima terhadap apa yang ia lakukan dari meninggalkan makannya dan minumnya. HR Al Bukhari 1770.

Rasulullah brsbd: Pemisah/pembeda antara puasa kita dan ahli kitab adalah makan sahur. HR Muslim 2604.

"Bersahurlah kalian, sebab di dalam sahur terdapat barakah". HR Bukhari 1923.

Rasulullah bersabda: Tidak ada puasa bagi orang yangg belum meniatkannya sejak malam hari. HR Ibnu Majah 1770. Shohih. Dishohihkan olh_Al Albani_

Puasa yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah puasa wajib


Abu Umamah: Aku datang kepada Rasulullah dan berkata, "Perintahkan kepada aku suatu amalan yang dapat memasukkan aku ke dalam jannah". Beliau bersabda: "Berpuasalah, sebab ia adalah amalan yang tidak ada bandingnya". Kemudian aku datang yang ke 2x, maka beliau bersabda: "Bepuasalah." HR Ahmad 22203. Dinilai Shohih oleh Al Arna'uth

Rasulullah bersabda: Suhuf ibrohim diturunkn pada malam pertama dari bulan ramadlan. Taurat diturunkan setelah lewat hari ke 6 pada bulan ramadlan. Injil diturunkn setelah lewat hari ke 13 pada bulan ramadlan. Zabur diturunkan setelah lewat hari ke 18 pada bulan ramadlan. Dan Alquran diturunkan setelah lawat hari ke 24 pada bulan ramadlan. HR Ath-Thabrani 3740.
[Read More...]


Rukun Islam




Rukun Islam terdiri dari :

1. MEMBACA SYAHADAT.

Kalimat Syahadat tersebut adalah La ilaha Illallah dan Muhammad Rosulullah"

Makna kalimat "La ilaha Illallah" Yaitu;

Secara harfiah adalah: "Tiada Tuhan selain Allah". Kalimat tersebut disebut juga Syahadat tauhid yang menurut istilah artinya "Tidak ada yang berhak diibadahi secara haq di bumi maupun di langit melainkan Allah semata".

Makna Syahadat "Muhammad Rasulullah" adalah :

Mengetahui dan meyakini bahwa Muhammad utusan Allah kepada seluruh manusia. dia seorang hamba biasa yang tidak boleh disembah, sekaligus rasul yang tidak boleh didustakan. Akan tetapi harus ditaati dan diikuti. Siapa yang menaatinya masuk surga dan siapa yang mendurhakainya masuk neraka.


2. MENDIRIKAN SHOLAT FARDLU LIMA WAKTU.

Sholat adalah ibadah kepada Allah SAW yang diawali dengan takbirotul ikhrom dan diakhiri dengan salam, dengan memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan secara khusus.

Allah mensyariatkan dalam salat, suci badan, pakaian, dan tempat yang digunakan untuk salat.Maka seorang muslim membersihkan diri dengan air suci dari semua barang najis seperti air kecil dan besar dalam rangka mensucikan badannya dari najis lahir dan hatinya dari najis batin.

Salat merupakan tiang agama. Ia sebagai rukun terpenting Islam setelah dua kalimat syahadat. Seorang muslim wajib memeliharanya semenjak usia baligh (dewasa) hingga mati. Ia wajib memerintahkannya kepada keluarga dan anak-anaknya semenjak usia tujuh tahun dalam rangka membiasakannya.Salat wajib bagi seorang muslim dalam kondisi apapun hingga pada kondisi ketakutan dan sakit. Ia menjalankan salat sesuai kemampuannya baik dalam keadaan berdiri, duduk maupun berbaring hingga sekalipun tidak mampu kecuali sekedar dengan isyarat mata atau hatinya maka ia boleh salat dengan isyarat.

Salat lima waktu terdiri atas :

1) Salat Shubuh,
2) Salat Dhuhur,
3) Salat Ashar,
4) Salat Maghrib dan
5) Salat Isya'.

Pembagian waktu salat fardlu :

a. Waktu salat Shubuh.
Yaitu dimulai dari munculnya mentari pagi di Timur dan berakhir saat terbit matahari.Tapi tidak boleh menunda sampai akhir waktunya.

b. Waktu salat Dhuhur.
Yaitu dimulai dari condongnya matahari hingga sesuatu sepanjang bayang-bayangnya.

c. Waktu salat Ashar.
Yaitu dimulai setelah habisnya waktu Dhuhur hingga matahari menguning dan tidak boleh menundanya hingga akhir waktu. Akan tetapi ditunaikan selama matahari masih putih cerah.

d. Waktu Maghrib.
Yaitu dimulai setelah terbenamnya matahari dan berakhir dengan lenyapnya senja merah dan tidak boleh ditunda hingga akhir waktunya.

e. waktu salat Isya'.
Yaitu dimulai setelah habisnya waktu maghrib hingga akhir malam dan tidak boleh ditunda setelah itu.

Seandainya seorang muslim menunda-nunda sekali salat saja dari ketentuan waktunya hingga keluar waktunya tanpa alasan yang dibenarkan syariat diluar keinginannya maka ia telah melakukan dosa besar. Ia harus bertaubat kepada Allah dan tidak mengulangi lagi.

3. MENGELUARKAN ZAKAT.

Adalah ibadah yang berupa mengeluarkan sebagian harta kepada mereka yang berhak menerimanya.
Allah telah memerintahkan setiap muslim yang memilki harta mencapai nisab untuk mengeluarkan zakat hartanya setiap tahun. Ia berikan kepada yang berhak menerima. Zakat ada dua yaitu zakat mal, dan zakat fitrah.

Adapun 8 golongan yang berhak menerima zakat. Yakni :

a. Fakir : orang yang tidak mempunyai harta dan usaha tertentu.
b. Miskin : orang yang mempunyai harta dan usaha tetapi tidak mencukupi.
c. 'Amil adalah orang yang bertugas mengurus zakat.
d. Mu'allaf adalah orang yang baru masuk islam.
e. Hamba adalah orang yang tidak merdeka (budak).
f. Orang berhutang atau Ghorim adalah orang yang mempunyai banyak hutang.
g. Sabilillah adalah orang yang berjihat dijalan allah.
h. Musafir adalah : orang yang berada dalam perjalanan dan tidak memiliki uang.

Manfaat mengeluarkan zakat antara lain : menghibur jiwa orang-orang fakir dan
menutupi kebutuhan mereka serta menguatkan ikatan cinta antara mereka dengan orang kaya.


4. MELAKUKAN PUASA ROMADLON

adalah ibadah menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang mampu membatalkannya, mulai terbit fajar hingga terbenam matahari, selama bulan suci romadlon atau bulan kesembilan dari bulan hijriyah.

Sifat puasa :

Seorang muslim berniat puasa sebelum waktu shubuh atau fajar terang. Kemudian menahan dari makan, minum dan jima' atau bersetubuh dengan istri/suaminya. hingga terbenamnya matahari kemudian berbuka. Ia kerjakan hal itu selama hari bulan Romadhon. Dengan itu ia menghendaki ridho Allah ta'ala dan beribadah kepada-Nya.


5. MELAKUKAN IBADAH HAJI BAGI YANG MAMPU.

Adalah rukun islam kelima yakni mengunjungi Baitullah atau ka'bah di masjidil haram Mekah dan melakukan amal ibadah seperti Thowaf, sa'i, wukuf yang dilakukan pada waktu tertentu. Haji ke baitullah Mekkah dilakukan sekali seumur hidup. Adapun lebihnya maka merupakan sunnah.
[Read More...]


Berhala Menurut Pandangan Islam





Tahu gak apa yang dinamakan dengan berhala, nama yang digunakan untuk menyebutan berhala dalam alqur'an serta jenis-jenis berhala pada zaman jahiliyah ? Kalau kalian tidak begitu tahu silahkan baca artikel dibawah ini sobat.

Pengertian Berhala

1. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Sebagai kata benda yang memiliki arti patung dewa, kemudian penggunaan kata berhala kemudian meluas menjadi makhluk/benda ( matahari, bulan, malaikat, hewan) apa saja yang disembah selain perintah Allah adalah termasuk dalam kategori berhala.

kata kerja dari "memberhalakan" berarti memuja dan mendewakan, bisa pula dijadikan menjadi kata kerja yang artinya berbeda lagi, seperti memberhalakan sesuatu tidak selalu berarti bahwa pemujanya mengatakan “inilah Tuhan yang harus disembah”. Tidak juga berarti bahwa ia mesti bersujud dihadapannya.

Kemudian kalimat memberhalakan pun meluas menjadi dapat diartikan kepada rasa suka seseorang terhadap sesuatu melebihi rasa sukanya kepada Allah. Misalnya, lebih takut kepada seseorang/ benda dibanding rasa takut kepada Allah, atau lebih mencintai seseorang/ benda dibanding cintanya kepada Allah.


2. Makna berhala dalam Al-Qur'an.

Kata berhala di dalam Al-Qur'an digunakan untuk mengartikan tiga istilah yang berbeda, masing-masing kata tersebut dalam al-Qur'an mempunyai makna yang berbeda sesuai dengan konteks ketika kata itu disandarkan. Kalimat-kalimat tersebut adalah sebagai berikut:

a. Asnam ( ﻢﻨﺳﺍ ﻝﺍ
) adalah segala sesuatu yang terbuat dari kayu, batu, emas, perak, tembaga dan semua jenis bahan berasal dari bumi yang memiliki bentuk menyerupai makhluk hidup seperti manusia, binatang dan tumbuhan serta memiliki bentuk tubuh yang besar. Selain itu, al-asnam mengalami perluasan makna yang digunakan untuk menunjukkan makna majazi dari berhala.

b. Awsan ( ﻥﺎﺳﻭﺃ ﻝﺁ
) adalah terbuat dari bahan baku pembuatnya sama dengan al-asnam, namun kata ini lebih umum daripada al-asnam, karena dapat berupa segala sesuatu yang berbentuk dan tidak berbentuk, baik kecil maupun besar. Sehingga, kata al-asnam dapat dimasukkan ke dalam kategori al-awsan.

C. Ansab ( ﺐﺼﻧﻷﺍ
) adalah batu yang tidak memiliki bentuk tertentu yang digunakan untuk tempat menyembelih binatang yang akan dipersembahkan (altar) untuk berhala-berhala. Al-ansab juga dipakai untuk jenis batu yang tidak dibentuk yang disembah apabila tidak mampu membuat al-asnam.


Jenis berhala Sesembahan-sesembahan pada zaman jahiliyah inipun berbeda-beda pula antara sebutan berhala yang satu dengan yang lainnya, sebutan lainnya adalah sebagai berikut:

1. Shanam adalah patung berbentuk manusia yang terbuat dari logam atau kayu,
2. Wathan adalah patung berbentuk manusia yang terbuat dari batu,
3. Nushub adalah batu karang tanpa suatu bentuk tertentu.

Semoga Artikel ini bermanfaat. Thanks atas kunjungannya.
[Read More...]


Sejarah Ipnu Ippnu



Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (disingkat IPNU) adalahbadan otonom Nahldlatul Ulama yang berfungsi membantu melaksanakan kebijakan NU pad segmen pelajar dan santri putra. IPNU didirikan di Semarang pada tanggal 20 Jumadil Akhir 1373 H/ 24 Pebruari 1954, yaitu pada Konbes LP Ma'arif NU. Pendiri IPNU adalah M. Shufyan Cholil (mahasiswa UGM), H. Musthafa (Solo), dan Abdul Ghony Farida (Semarang).


Ketua Umum Pertama IPNU adalah M. Tholhah Mansoer yang terpilih dalam Konferensi Segi Lima yang diselenggarakan di Solo pada 30 April-1 Mei 1954 dengan melibatkan perwakilan dari Yogyakarta, Semarang, Solo, Jombang, dan Kediri. Pada tahun 1988, sebagai implikasi dari tekanan rezim Orde Baru, IPNU mengubah kepanjangannya menjadi Ikatan Putra Nahdlatul Ulama. Sejak saat itu, segmen garapan IPNU meluas pada komunitas remaja pada umumnya. Pada Kongres XIV di Surabaya pada tahun 2003, IPNU kembali mengubah kepanjangannya menjadi "Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama". Sejak saat itu babak baru IPNU dimulai. Dengan keputusan itu, IPNU bertekad mengembalikan basisnya di sekolah dan pesantren. Visi IPNU adalah terbentuknya pelajar bangsa yang bertaqwa kepada Allah SWT, berilmu,berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan serta bertanggungjawab atas tegak dan terlaksananya syari'at Islam menurut faham ahlussunnah wal jama'ah yang berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945. 

Untuk mewujudkan visi tersebut, IPNU melaksanakan misi: 


(1) Menghimpun dan membina pelajar Nahdlatul Ulama dalam satu wadah organisasi; 
(2) Mempersiapkan kader-kader intelektual sebagai penerus perjuangan bangsa; 
(3) Mengusahakan tercapainya tujuan organisasi dengan menyusun landasan program perjuangan sesuai dengan perkembangan masyarakat (maslahah al-ammah), guna terwujudnya khaira ummah; 
(4) Mengusahakan jalinan komunikasi dan kerjasama program dengan pihak lain selama tidak merugikan organisasi. 


Sebagai salah satu perangkat organisasi NU, IPNU menekankan aktivitasnya pada program kaderisasi, baik pengkaderan formal, informal, maupun non-formal. Di sisi lain, sebagai organisasi pelajar, program IPNU diorientasikan pada pengembangan kapasitas pelajar dan santri, advokasi, penerbitan, dan pengorganisasian pelajar. Kini IPNU telah memiliki 33 Pimpinan Wilayah di tingat provinsi dan 374 Pimpinan Cabang di tingkat kabupaten/kota. Sampai dengan tahun 2008, anggota IPNU telah mencapai lebih dari 2 juta pelajar santri yang telah tersebar di seluruh Indonesia.


Disini IPPNU tidak akan lepas dari sejarah IPNU, karena merupakan satu wadah yang sama untuk para pelajar dengan latar belakang NU. Sehingga lahirnya IPPNU pun juga karena para pelajar putri yang tergabung dalam IPNU ingin mempunyai wadah sendiri, yang tidak menjadi satu dengan para pelajar putra. Ini bisa dimaklumi, karena pada saat itu sudah mulai muncul konflik gender yang imbasnya juga sampai pada negara kita. Maka para pelajar putri ingin mendapatkan "keistimewaan" yang lebih. Lahirnya IPPNU
Sejarah kelahiran IPPNU dimulai dari perbincangan ringan oleh beberapa remaja putri yang sedang menuntut ilmu di Sekolah Guru Agama (SGA) Surakarta, tentang keputusan Muktamar NU ke-20 di Surakarta. Maka perlu adanya organisasi pelajar di kalangan Nahdliyat. Hasil obrolan ini kemudian dibawa ke kalangan NU, terutama Muslimat NU, Fatayat NU, GP. Ansor, IPNU dan Banom NU lainnya untuk membentuk tim resolusi IPNU putri pada kongres I IPNU yang akan diadakan di Malang. Selanjutnya disepakati bahwa peserta putri yang akan hadir di Malang dinamakan IPNU putri. Dalam suasana kongres, yang dilaksanakan pada tanggal 28 Februari – 5 Maret 1955, ternyata keberadaan IPNU putri masih diperdebatkan secara alot. Rencana semula yang menyatakan bahwa keberadaan IPNU putri secara administratif menjadi departemen dalam organisasi IPNU. Namun, hasil pembicaraan dengan pengurus teras PP IPNU telah membentuk semacam kesan eksklusifitas IPNU hanya untuk pelajar putra. Melihat hasil tersebut, pada hari kedua kongres, peserta putri yang terdiri dari lima utusan daerah (Yogyakarta, Surakarta, Malang, Lumajang dan Kediri) terus melakukan konsultasi dengan jajaran teras Badan Otonom NU yang menangani pembinaan organisasi pelajar yakni PB Ma'arif (KH. Syukri Ghozali) dan PP Muslimat (Mahmudah Mawardi). 

Dari pembicaraan tersebut menghasilkan beberapa keputusan yakni:

· Pembentukan organisasi IPNU putri secara organisatoris dan secara administratif terpisah dari IPNU
· Tanggal 2 Maret 1955 M/ 8 Rajab 1374 H dideklarasikan sebagai hari kelahiran IPNU putri.
· Untuk menjalankan roda organisasi dan upaya pembentukan-pembentukan cabang selanjutnya ditetapkan sebagai ketua yaitu Umroh Mahfudhoh dan sekretaris Syamsiyah Mutholib.
· PP IPNU putri berkedudukan di Surakarta, Jawa Tengah. · Memberitahukan dan memohon pengesahan resolusi pendirian IPNU putri kepada PB Ma'arif NU.

Selanjutnya PB Ma'arif NUmenyetujui dan mengesahkan IPNU putri menjadi Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). 



Dalam perjalanan selanjutnya, IPPNU telah mengalami pasang surut organisasi dan berbagai peristiwa nasional yang turut mewarnai perjalanan organisasi ini. Khususnya di tahun 1985, ketika pemerintah mulai memberllakukan UU No. 08 tahun 1985 tentang keormasan khusus organisasi pelajar adalah OSIS, sedangkan organisasi lain seperti IPNU-IPPNU, IRM dan lainnya tidak diijinkan untuk memasuki lingkungan sekolah. Oleh karena itu, pada Kongres IPPNU IX di Jombang tahun 1987, secara singkat telah mempersiapkan perubahan asas organisasi dan IPPNU yang kepanjangannya "Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama" berubah menjadi "Ikatan Putri- Putri Nahdlatul Ulama". Selanjutnya, angin segar reformasi telah pula mempengaruhi wacana yang ada dalam IPPNU. Perjalanan organisasi ketika menjadi "putri- putri" dirasa membelenggu langkah IPPNU yang seharusnya menjadi organisasi pelajar di kalangan NU. Keinginan untuk kembali ke basis semula yakni pelajar demikian kuat, sehingga pada kongres XII IPPNU di Makasar tanggal 22-25 Maret tahun 2000 mendeklarasikan bahwa IPPNU akan dikembalikan ke basis pelajar dan penguatan wacana gender. Namun, pengembalian ke basis pelajar saja dirasa masih kurang. Sehingga pada Kongres ke XIII IPPNU di Surabaya tanggal 18-23 Juni 2003, IPPNU tidak hanya mendeklarasikan kembali ke basis pelajar tetapi juga kembali ke nama semula yakni "Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama". Dengan perubahan akronim ini, IPPNU harus menunjukkan komitmennya untuk  memberikan kontribusi pembangunan SDM generasi muda utamanya di kalangan pelajar putri dengan  jenjang usia 12-30 tahun dan tidak terlibat pada kepentingan politik praktis yang bisa membelenggu gerak organisasi. Namun perlu juga dipahami bahwa akronim "pelajar" lebih diartikan pada upaya pengayaan proses belajar yang menjadi spirit bagi IPPNU dalam berinteraksi dan bersosialisasi dengan seluruh komponen masyarakat Indonesia dengan mengedepankan idealisme dan intelektualisme . Sirnalah gelap terbitlah terang Ilmu kucari amal kuberi Untuk agama bangsa negeri
[Read More...]


 
Return to top of page Copyright © 2012 | Juscinth Grey Template design by Segawe Cyber Team